Beberapa pandangan mengenai fenomena kesurupan : fenomena alam lain ataukah gangguan jiwa yang dapat dijelaskan secara medik.
Dua pandangan tersebut dapat diterima oleh masyarakat. kesurupan merupakan fenomena sosial yang ada di masyarakat indonesia,banyak daerah yang mempunyai fenomena sperti ini walau dalam bentuk yang berbeda misalnya di Bali adanya tari bali, di ponorogo reog ponorogo di banten ada debus.
Lalu bagaimana secara psikiatrik mengenai fenomena ini?
Masyarakat barat lebih memandang hal ini sebagai suatu keadaan yang merupakan bentuk drama atau pelepasan ego seseorang,mereka memandang hal ini sebagai suatu bentuk gangguan mental.
Maarilah kita telaah satu persatu menurut beberapa pandangan tadi.
Kesurupan (possession trance) adalah ketika seseorang mengalami perubahan kesadaran dan perasaan yang diambil alih oleh suatu kekuatan,roh,media lain sehingga pikiran dan badannya trambil alih oleh kekuatan tersebut. keadaan seperti ini biasanya dibawah kesadaran.
Perbedaan Trans dengan Kesurupan.
Bourgignon menyimpulkan bahwa trans adalah kontak langsung dengan arwah,roh dimana seseorang secara aktif melakukan kontak dengan tujuan mendapatkan kekuatan tertentu. individu tersebut ingat akan pengalaman trans nya. sedangkan kesurupan adalah suatu keadaan dimana seseorang secara pasif dikontrol dan atau dikuasai oleh sesuatu hal. biasanya keadaan ini diawali oleh sugesti akan sesuatu hal.
Keadaan trans juga dapat dipengaruhi oleh berbagai tekanan psikhis atau tekanan kejiwaan seseorang,beban terhadap sesuatu masalah. Pengalaman guncangan kejiwaan seperti tersebut tersimpan baik dalam memori otak kita,sehingga sewaktu-waktu ia akan mengalami traumatik terhadap pengalaman tersebut,alam bawah sadar kita menguasai dan mengontrol diri kita,akibatnya secara tidak sadar ia mengalami trans bertingkah laku dan bertindak tidak wajar.
Bagaimana Solusinya ??
Untuk menyikapi permasalahan tersebut menurut hemat saya,kita sepatutnya berserah diri kepada Tuhan,percaya akan semua hal di Dunia ini terjadi atas kehendaknya dan kita selalu ingat akan kebesaraNYA.
Tuhan tidak pernah memberikan suatu masalah,ujian,cobaan diluar batas kemampuan mahluknya. Jadi yakinlah bahwa dalam menyikapi sesuatu kita sebenarnya mampu dan bisa mengatasinya.
Kendalikanlah setiap prilaku anda dalam keadaan sadar, artinya kita melakukan dan berbuat sesuatu hendaknya dengan sebuah pertimbangan,berfikir,fokus terhadap apa yang sedang anda hadapi.
Manusia selalu membutuhkan bimbingan,arahan kepada jalan yang benar “We all Need that person who can be true”.
Berkonsultasilah pada orang yang tepat dan benar.
Jika anda tidak bisa melakukan “hal besar”, maka lakukanlah hal kecil dengan “cara yang besar”.
Begitu banyak orang cerdas di dunia ini, tetapi hanya sedikit orang yang mampu bertindak bijaksana.
Komentar Terakhir